Profil Profesional Desa

Desa Jelegong

Terwujudnya Desa yang Religius, Mandiri, Berdaya Saing, dan Sejahtera Berlandaskan Nilai-Nilai Keimanan dan Kebersamaan dalam Bingkai Bandung BEDAS. Makna visi: Religius → masyarakat berakhlak, menjunjung nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari Mandiri → desa mampu mengelola potensi sendiri (ekonomi, SDM, digital) Berdaya Saing → mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri Sejahtera → keseimbangan lahir dan batin Selaras Bandung BEDAS → sejalan dengan arah pembangunan kabupaten

Tahun data: 2026 • Pembaruan terakhir: 2026-04-20 11:42:44

Infografis Inti

Total Penduduk

19,114

Kepala Keluarga

5,517

Luas Wilayah

170.00

km2

Kepadatan

112.4

jiwa/km2

Infografis Penduduk

Profesional Dashboard
L/Laki-laki 9,813 (51.3%)
P/Perempuan 9,301 (48.7%)

Balita

1,630

Bumil

101

Lansia

1,390

Infografis Kesehatan

Stunting

0

Rate Balita: 0.00%

Bumil Aktif Pantauan

101

Rate P/Perempuan: 1.09%

Posyandu

0

Tenaga Kesehatan

0

Program kesehatan desa diarahkan pada pencegahan stunting, pendampingan bumil, dan penguatan layanan posyandu berbasis data wilayah.

Infografis Wilayah

Dusun

4

RW

19

RT

73

Desa Jelegong merupakan salah satu desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Desa ini termasuk dalam kawasan pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam dan sosial yang cukup berkembang. Secara geografis, Desa Jelegong terletak pada koordinat sekitar 6°57’ Lintang Selatan dan 107°31’ Bujur Timur, dengan ketinggian kurang lebih ±700 meter di atas permukaan laut. Kondisi tersebut menjadikan wilayah desa memiliki iklim yang relatif sejuk dan mendukung aktivitas pertanian serta pemukiman masyarakat. Desa Jelegong merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Kutawaringin yang terdiri dari beberapa desa lain, dan memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan wilayah Kabupaten Bandung. Secara umum, kondisi topografi Desa Jelegong berupa dataran hingga bergelombang, yang dimanfaatkan untuk berbagai peruntukan lahan, antara lain: Kawasan pemukiman penduduk Lahan pertanian dan perkebunan Fasilitas umum dan sosial masyarakat Penggunaan lahan tersebut menunjukkan bahwa Desa Jelegong memiliki karakter wilayah yang produktif serta berpotensi dalam pengembangan ekonomi berbasis lokal. Dari sisi demografi dan sosial, masyarakat Desa Jelegong didominasi oleh penduduk yang bekerja di sektor: Pertanian Perdagangan Buruh dan jasa Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Selain itu, kehidupan sosial masyarakat Desa Jelegong masih kuat dalam nilai gotong royong, kebersamaan, serta religiusitas, yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan di wilayah Kabupaten Bandung. Desa Jelegong juga diketahui sebagai salah satu desa di Kecamatan Kutawaringin yang belum mengalami pemekaran wilayah, sehingga memiliki kesatuan wilayah administratif yang utuh dan terintegrasi. Dari segi aksesibilitas, Desa Jelegong dilalui oleh jalur penghubung antar desa dan kecamatan, serta memiliki akses menuju pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi di wilayah Kabupaten Bandung, sehingga cukup mendukung mobilitas masyarakat. Dengan kondisi geografis, sosial, dan potensi wilayah tersebut, Desa Jelegong memiliki peluang yang besar untuk berkembang menjadi desa yang mandiri, religius, dan berdaya saing, sejalan dengan arah pembangunan daerah di Kabupaten Bandung.

Misi Pembangunan Desa

1

1. Meningkatkan Kehidupan Keagamaan dan Spiritual Masyarakat

2

Menumbuhkan nilai keimanan, akhlak mulia, serta budaya religius dalam kehidupan bermasyarakat.

3

2. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Transparan dan Amanah

4

Membangun pemerintahan yang bersih, melayani, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

5

3. Mengembangkan Kemandirian Ekonomi Desa

6

Mengoptimalkan potensi lokal melalui UMKM, koperasi desa (KDMP), dan digitalisasi ekonomi desa.

7

4. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

8

Melalui pendidikan, pelatihan, serta pembinaan generasi muda yang unggul dan berakhlak.

9

5. Mewujudkan Desa yang Aman, Nyaman, dan Harmonis

10

Menjaga ketertiban, memperkuat gotong royong, serta membangun kehidupan sosial yang rukun.

11

6. Mendorong Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan

12

Menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari amanah Tuhan.

13

7. Mengembangkan Inovasi dan Digitalisasi Desa

14

Membangun sistem pelayanan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Potensi Utama Desa

🏭 1. Potensi Pergudangan & Kawasan Industri Desa Jelegong memiliki potensi sangat kuat sebagai kawasan pergudangan dan industri, didukung oleh keberadaan: Kawasan Kutawaringin Industrial Park (KIP) di wilayah Jelegong Kawasan ini merupakan area terpadu perdagangan, pergudangan, dan industri modern Fasilitas mendukung distribusi skala besar (akses kontainer, keamanan 24 jam, infrastruktur jalan industri) Lokasi strategis dekat akses tol dan kawasan Bandung Raya 📌 Analisis Strategis: Sangat cocok untuk: Gudang logistik (e-commerce, distribusi barang) Industri ringan & manufaktur skala menengah Cold storage pertanian Potensi PAD Desa: Kerjasama lahan / retribusi jasa Kemitraan dengan investor Daya tarik investor tinggi karena: Harga lahan relatif lebih rendah dibanding kota Akses distribusi kuat 🌾 2. Potensi Pertanian & Agroindustri 4 Wilayah Kecamatan Kutawaringin (termasuk Jelegong) merupakan: Sentra pertanian utama di Kabupaten Bandung Kontributor besar PDRB daerah Produksi utama: Padi sawah (dominasi) Jagung, ubi, hortikultura Peternakan (ayam >1 juta ekor, domba ribuan ekor) 📌 Analisis Strategis: Potensi besar untuk: Agroindustri (pengolahan hasil tani) Distribusi hasil pertanian (integrasi dengan gudang) Koperasi desa (KDMP) sebagai pusat distribusi Bisa dikembangkan: Branding produk desa Smart farming / digital agriculture Kemitraan dengan industri pupuk organik 🧪 3. Potensi Riset & Inovasi (Agro + Industri) 4 Adanya arah pengembangan industri seperti: Rencana/aktivitas industri pupuk organik di kawasan Jelegong 📌 Analisis Strategis: Desa Jelegong berpotensi menjadi: Pusat riset pertanian berbasis desa Pilot project: Pupuk organik Pertanian berkelanjutan Teknologi pertanian sederhana Kolaborasi potensial: Perguruan tinggi (Unpad, ITB, dll) Startup agritech Kementerian Desa / Pertanian 🚚 4. Potensi Logistik & Distribusi Regional 📌 Didukung oleh: Kedekatan dengan: Soreang (pusat pemerintahan kabupaten) Bandung Raya (pasar besar) Akses: Jalan utama antar kecamatan Dekat jalur tol (Soroja, Baros, Margaasih) 📌 Analisis: Cocok sebagai: Hub distribusi barang Transit logistik antar wilayah Bandung–Cimahi–Kabupaten Bandung Barat Sinergi kuat: Industri + pertanian + gudang = ekosistem ekonomi lengkap

Catatan Data Profil

Seluruh data dan narasi pada halaman ini dapat diperbarui melalui panel admin.

Sumber data: Import Excel Februari: LAPORAN PENDUDUK BULAN FEBRUARI 2026.xlsx